topbella
Welcome Myspace Comments

Selasa, 14 Juni 2022

3.1.a.6 Refleksi Terbimbing – Pengambilan Keputusan sebagai Pemimpin Pembelajaran

 


Oleh :
Kiki Rextika Diani Putri, S.Pd.
SDN Medowo 1 – Kec. Kandangan
CGP Angkatan 4 – Kab. Kediri
Jawa Timur

 

Pertanyaan pemantik untuk sesi pembelajaran ini:

Menurut Anda, apakah maksud dari kutipan ini jika dihubungkan dengan proses pembelajaran yang telah Anda alami di modul ini? Jelaskan pendapat Anda.

Education is the art of making man ethical.
Pendidikan adalah sebuah seni untuk membuat manusia menjadi berperilaku etis.
~ Georg Wilhelm Friedrich Hegel ~

Berdasarkan kutipan di atas, pendidikan secara umum memiliki tujuan membantu manusia menemukan hakikat kemanusiaannya. Pendidikan harus mampu mewujudkan manusia seutuhnya. Melalui pendidikan ini, manusia akan mampu mengenal, mengerti, dan memahami realitas kehidupan yang ada di sekitarnya sehingga mampu berperilaku sesuai dengan realitas kehidupan. Pendidikan juga diharapkan mampu menyadarakan manusia akan potensi yang dimilikinya, sehingga dapat dimaksimalkan untuk mengantarkan manusia dalam berpikir saat pengambilan tindakan sesuai dengan keadaan yang ada.

 

Ada 8 pertanyaan yang merupakan panduan yang digunakan dalam sesi refleksi ini. Dari 8 pertanyaan yang tersedia, saya memutuskan memilih 4 pertanyaan untuk saya jawab, dengan jawaban sebagai berikut.

 

Bagaimana/sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan?  (Soal ke-1)

Dalam kehidupan ini, baik suka ataupun kurang suka, kita tentu akan dihadapkan pada situasi yang membuat kita berada pada posisi dilema etika (benar lawan benar) atau bujukan moral (benar lawan salah), dan kita harus mengambil suatu keputusan dari situasi tersebut. Dalam pengambilan suatu keputusan, seringkali kita bersinggungan dengan prinsip-prinsip etika. Sering keputusan tersebut melibatkan kepentingan dari masing-masing pihak yang sama-sama benar, tapi saling bertentangan satu dengan yang lain. Ketika kita menghadapi situasi dilema etika, akan ada nilai-nilai kebajikan mendasari yang bertentangan seperti cinta dan kasih sayang, kebenaran, keadilan, kebebasan, persatuan, toleransi, tanggung jawab dan penghargaan akan hidup.  Karenanya sebelum mengambil suatu keputusan, kita harus terlebih dahulu menganalisa kasus, mengidentifikasi  dilema yang sesuai berdasarkan 4 paradigma dalam pengambilan keputusan. Secara umum ada pola, model, atau paradigma yang terjadi pada situasi dilema etika yang bisa dikategorikan seperti di bawah ini:

  1. Individu lawan masyarakat (individual vs community)
  2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)
  3. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)
  4. Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)

Setelah mengidentifikasi paradigma dilema etika yang sesuai pada suatu kasus, selanjutnya kita menetapkan landasan pemikiran kita dalam mengambil keputusan, berdasarkan pada 3 prinsip, yaitu :

  1. Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking)
  2. Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking)
  3. Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)

Terakhir, saatnya mengambil keputusan. Untuk memandu kita dalam mengambil keputusan dan menguji keputusan yang akan diambil dalam situasi dilema etika ataupun bujukan moral yang membingungkan, ada 9 langkah yang dapat kita lakukan, yaitu :

  1. Mengenali nilai-nilai yang saling bertentangan
  2. Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini.
  3. Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini.
  4. Pengujian benar atau salah (Uji Legal, Uji Regulasi/Standar Profesional, Uji Intuisi, Uji Publik, Uji Panutan/Idola)
  5. Pengujian Paradigma Benar lawan Benar (dari keempat paradigma dilemma etika, paradigma mana yang terjadi di situasi yang sedang Anda hadapi ini?)
  6. Melakukan Prinsip Resolusi (dari 3 prinsip penyelesaian dilema, mana yang akan dipakai)
  7. Investigasi Opsi Trilema (kita perlu mencari opsi di luar dari 2 pilihan yang sudah ada)
  8. Buat keputusan
  9. Lihat lagi keputusan dan refleksikan

 

Bagaimana dampak mempelajari materi ini buat Anda, perubahan  apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini? (Soal ke-4)

Dengan mempelajari modul ini saya dapat :

  1. Mengidentifikasi dan memahami prinsip-prinsip etika yang berdasarkan pada nilai-nilai kebajikan universal.
  2. Mengaitkan nilai-nilai kebajikan yang diyakini dalam proses pengambilan keputusan dilema etika. 
  3. Bersikap reflektif, kritis, dan terbuka dalam menganalisis nilai-nilai kebajikan yang terkandung dalam sebuah pengambilan keputusan dilema etika.
  4. Membedakan dilema etika/ethical dilemma dengan bujukan moral/moral temptation.
  5. Mengidentifikasi jenis dilema berdasarkan 4 paradigma, baik dilema yang dihadapi orang lain maupun diri sendiri
  6. Bersikap reflektif, kritis, kreatif, dan terbuka dalam menganalisis dilema tersebut.
  7. Memahami dan memilih 1 dari 3 prinsip dalam pengambilan keputusan yang memuat unsur dilema etika.
  8. Mencoba menerapkan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan dalam permasalahan yang saya hadapi dan bersikap reflektif, kritis, dan kreatif dalam proses tersebut.

 

Seberapa penting mempelajari topik modul ini bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin pembelajaran? (Soal ke-5)

Mempelajari materi ini sangat penting bagi saya sebagai individu maupun dalam peran saya sebagai pendidik sekaligus pemimpin pembelajaran.

Sebagai seorang individu

Dengan mempelajari modul ini, penting bagi saya sebagai seorang individu untuk mampu menyadari dan menggunakan prinsip moral dalam melakukan pengambilan keputusan. 

Sebagai seorang pemimpin pembelajaran.

Sekolah adalah 'institusi moral' yang dirancang untuk membentuk karakter para warganya. Seorang pemimpin pembelajaran akan menghadapi situasi di mana mengambil suatu keputusan yang banyak mengandung dilema secara etika, dan berkonflik antara nilai-nilai kebajikan universal yang sama-sama benar. Keputusan-keputusan yang diambil akan merefleksikan nilai-nilai yang dijunjung tinggi, dan akan menjadi rujukan atau teladan bagi seluruh warga sekolah. Topik dalam modul ini membahas hal-hal penting dan sangat bermanfaat :

  1. Bagaiman upaya seorang pemimpin pembelajaran dalam mengemban salah satu tugas tersulit, yaitu mengambil suatu keputusan yang efektif berdasarkan prinsip pemimpin pembelajaran.
  2. Memutuskan berbagai kasus dilema etika berdasarkan 4 (empat) paradigma serta mendalami kecenderungan nilai-nilai atau prinsip-prinsip yang melandasi cara berpikir saya selama ini, yang berakibat kepada pengambilan keputusan yang saya tentukan.
  3. Prinsip-prinsip apa yang selama ini saya anut, dalam pengambilan suatu keputusan? Setelah pengambilan keputusan diambil saya perlu menganalisis kembali keputusan-keputusan tersebut.
  4. Apakah keputusan yang saya ambil sudah efektif atau tepat sasaran?

 

Apa yang Anda bisa lakukan untuk membuat dampak/perbedaan di lingkungan Anda setelah Anda mempelajari modul ini? (Soal ke-6)

Hal yang bisa saya lakukan untuk membuat dampak atau perbedaan di lingkungan saya setelah mempelajari modul ini adalah mencoba menerapkan konsep-konsep pengambilan keputusan tersebut dalam keseharian. Menganalisa keputusan yang akan diambil dengan mencoba menerapkan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Berbagi dengan rekan sejawat tentang konsep-konsep pengambilan keputusan sehingga dapat membantu rekan-rekan ketika mengalami situasi yang dilematis.

 

Salam dan Bahagia…

Salam Guru Penggerak!


0 komentar:

Posting Komentar

Thank You Myspace Comments

About Me

Foto Saya
Khie Rextieccha
Live is a struggle... So do the best thing that you can do... Tell "I'm ready to do something new!!!"..
Lihat profil lengkapku